Sabah Kenalkan Stevia-Kelor

PONTIANAK – Selain investor dari China, rombongan investor dari Sabah-Malaysia juga tertarik untuk menjajaki kerja sama dengan pihak Kalimantan Barat. Dalam upaya penjajakan itu, kemarin, rombongan pengusaha dari Sabah (12 orang) mendatangi sekretariat pemerintah provinsi guna berdialog secara informal dengan Wakil Gubernur, Christiandy Sanjaya. Dalam dialog tersebut, terjadi saling tukar informasi mengenai potensi-potensi yang dapat digali dan dikembangkan. Rata-rata anggota rombongan tersebut bergerak di bidang pertanian. Mereka mengenalkan dua jenis tanaman yang dianggap potensial yaitu Stevia (Stevia rebaudiana) dan Moringa/kelor (Moringa sp). Sedangkan dari pihak Kalbar, komoditas unggulan yang dipromosikan antara lain lidah buaya.

“Kita ingin kerja sama yang saling menguntungkan dengan Kalbar,” ujar Yapin Gimpoton, anggota rombongan. Pihaknya melirik Kalbar antara lain karena masih satu daratan dan karena merasa utang budi. Dunia usaha Malaysia menurutnya tidak akan maju tanpa jasa Indonesia. Soalnya, banyak tenaga kerja di Malaysia berasal dari Kalbar. Merekalah yang menggerakkan dunia industri, perkebunan dan berbagai sektor lain di sana. Mengenai Stevia, Yapin menyebutkan tanaman tersebut layak dilirik karena merupakan tumbuhan alternatif pengganti tebu dan aren yang biasa menjadi sumber gula. Stevia bahkan memiliki keunggulan karena lebih manis 300 kali dari gula tebu. Henrynus Amin, rekannya menambahkan, bagian yang bisa diproses menjadi gula dari tumbuhan tersebut yakni daunnya.Sedangkan Moringa, kata Henrynus, sangat berpotensi untuk dijadikan semacam teh. Tumbuhan ini memiliki kandungan protein dan kalsium yang tinggi sehingga bermanfaat untuk kesehatan. “Kandungan proteinnya lebih tinggi dari telur dan kalsiumnya lebih tinggi dari pisang,” jelasnya.

Dari beberapa sumber di internet diketahui bahwa daun Stevia mengandung 3 jenis glikosida yaitu steviosida yang memiliki rasa manis, rebaudisida dan dulkosida yang ketiganya terikat pada karbohidrat seperti rhamnosa, fruktosa, glukosa, silosa, arabinosa. Senyawa lain yang terdapat dalam daun stevia adalah sterol, tanin dan karotenoid. Selain itu stevia mengandung protein, serat, fosfor, besi, kalsium, kalium, natrium, magnesium, rutin (flavonoid), zat besi, zink, vitamin C dan vitamin A.
Sedangkan moringa, dapat menghasilkan biji-bijian dan daun yang dapat dikonsumsi manusia sebagai sayur. Daunnya berdasarkan berat keringnya mengandung protein sekitar 27 persen dan kaya akan vitamin A dan C, kalsium, besi dan fosfor. Biji moringa mengandung 40 persen minyak berdasarkan berat kering. Minyak biji moringa memiliki mutu gizi dan fungsional tinggi, dan memiliki nilai jual (harga) yang tinggi pula. Minyak moringa juga dilaporkan baik untuk minyak goreng dan baik pula untuk pembuatan sabun. (rnl)

pontianakpost
Pos ini dipublikasikan di Stevia dan tag . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s