KPPU Telisik Monopoli Gula

JAKARTA. Mahalnya harga gula rupanya membuat Komite Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) gerah. Lembaga itu tengah menelusuri penyebab gejolak harga serta seretnya pasokan gula.

Direktur Komunikasi KPPU Ahmad Junaedi bilang dengan tata niaga gula seharusnya persoalan pasokan dan harga bisa dikendalikan. “Apalagi ada batas atas dan batas bawah baik harga di pasaran maupun untuk lelang,” tandasnya, kemarin (24/8).

Ia memaparkan, dari kajian awal KPPU ada tiga kemungkinan yang menyebabkan pasokan gula seret dan harga melambung. Ketiga faktor itu adalah adanya kesengajaan, kelemahan pengaturan suplai gula, atau penegakan aturan yang tidak tegas.

Indikasi monopoli

Pengusaha gula sendiri menuding harga gula melambung tinggi lantaran ada pihak-pihak tertentu yang memainkan harga gula. Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Gula dan Terigu Indonesia (Apegti) Natsir Mansur menuding tujuh perusahaan perdagangan gula membentuk konsorsium untuk menguasai pasar gula di dalam negeri.

Tujuh perusahaan itu adalah PT BP, AGS, AJ, CGM, KGM, IM dan KA. Menurut Mansur, tujuh perusahaan ini menguasai stok gula sebanyak 90% dari total pasar. Yang jadi masalah, saat pasokan gula sedang seret seperti sekarang, “Mereka mengeluarkan gula ke pasar sedikit demi sedikit,” ucap Mansur.

Ketujuh perusahaan itu membeli gula secara ijon kepada produsen gula, yaitu PTPN. Pada saat membeli, harga gula masih Rp 6.300 per kg. Padahal saat ini harga lelang gula PTPN sudah mencapai Rp 8.461 per kg. “Mereka untung besar,” cetus Mansur.

Junaidi mengatakan jika KPPU menemukan adanya indikasi monopoli, maka KPPU akan meneruskan proses tersebut ke tahap pelaporan. Ia menegaskan masalah gula ini sudah mendapat status prioritas pengawasan di KPPU. Lembaga ini menargetkan pengkajian bisa rampung di akhir bulan ini.

Asnil Bambani Amri, Nadia Citra Surya KONTAN

Pos ini dipublikasikan di Uncategorized dan tag . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s